Menu

Mode Gelap
LSM Trinusa Desak KPK Segera Umumkan Tersangka Korupsi Cakada Bekasi Semua Bisa Umroh Jalin Kolaborasi Untuk Baitullah Dengan Lembaga Amil Zakat Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno

Opini · 26 Mei 2026 20:54 WIB ·

UBN: Hari Arafah Momentum Terbesar Pembebasan dari Api Neraka


 UBN: Hari Arafah Momentum Terbesar Pembebasan dari Api Neraka Perbesar

SILUMANEWS.COM – JAKARTA – Ulama nasional yang dikenal fokus pada kajian tadabbur Alquran, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) mengajak umat Islam agar memaksimalkan ibadah pada Hari Arafah yang dinilai sebagai salah satu hari paling agung dalam Islam. Momentum tersebut bertepatan dengan mulai bergesernya jamaah haji menuju Padang Arafah untuk menjalani puncak ibadah haji.

Dalam penjelasannya, UBN menekankan bahwa Hari Arafah merupakan kesempatan besar bagi umat Islam untuk mendapatkan ampunan dan pembebasan dari api neraka. Ia mengutip hadis riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa pada Hari Arafah Allah Subhanahu wa Ta’ala paling banyak membebaskan hamba-Nya dari neraka.

“Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” demikian hadis riwayat Muslim yang disampaikan UBN, Selasa (26/5/2026).

Menurut alumnus Universitas Islam Madinah, Arab Saudi itu, keutamaan Hari Arafah bahkan melampaui malam-malam pembebasan dari api neraka pada bulan Ramadhan. Sebab, pada hari tersebut Allah tidak hanya mengampuni dosa hamba-Nya, tetapi juga membanggakan mereka di hadapan para malaikat.

UBN menjelaskan, bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, puasa Arafah menjadi amalan utama yang sangat dianjurkan. Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang,” bunyi hadis riwayat Muslim yang turut disampaikan UBN.

Selain berpuasa, UBN juga mengajak umat Islam memperbanyak doa, istighfar, dzikir, dan takbir sejak setelah shalat Subuh pada Hari Arafah hingga hari-hari Tasyrik. Menurutnya, doa terpenting yang perlu dipanjatkan adalah permohonan ampun atas dosa serta perlindungan agar dapat terus taat dan menjauhi maksiat.

Bagi jamaah haji yang sedang wukuf di Arafah, UBN menganjurkan memperbanyak bacaan tauhid, “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qodir.”

UBN menilai Hari Arafah merupakan peluang besar bagi setiap Muslim untuk menjadi hamba yang dipilih Allah SWT mendapatkan rahmat dan pembebasan dari api neraka. Karena itu, ia meminta umat Islam tidak menyia-nyiakan momentum tersebut di tengah kesibukan urusan dunia.

“Jangan sampai kita kehilangan kesempatan besar yang Allah berikan di Hari Arafah,” kata Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) itu.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PERADI PROFESIONAL: Paradigma Baru Organisasi Advokat Indonesia

26 Mei 2026 - 20:48 WIB

Visi Kartini dan Tantangan Pemerataan Kualitas Pendidikan Bangsa

21 April 2026 - 13:49 WIB

Geopolitik Memanas, Kedaulatan Pangan Dipertaruhkan

13 April 2026 - 21:57 WIB

Optimalisasi Instrumen Filantropi Islam Sebagai Upaya Penanggulangan Kemiskinan Di Indonesia

28 Januari 2026 - 16:56 WIB

Kesehatan Merakyat, Kembali ke Syariat

28 Januari 2026 - 15:18 WIB

Mencetak Generasi Emas atau Generasi Cemas? Kegagalan Sekularisme Mengelola Ruang Digital

3 Desember 2025 - 16:58 WIB

Trending di Opini