Menu

Mode Gelap
Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno Pj Wali Kota Bekasi Klarifikasi Terkait Isu Netralitas ASN Partai Ummat Desak Bawaslu Serius Tangani Indikasi Ketidaknetralan ASN Kota Bekasi

Gaya Hidup · 10 Des 2023 21:19 WIB ·

Padu Dadi Gemuyu Program Inovatif Kabupaten Banyumas Tekan Angka Kemiskinan


 Padu Dadi Gemuyu Program Inovatif Kabupaten Banyumas Tekan Angka Kemiskinan Perbesar

SILUMANEWS.COM – Banyumas – Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banyumas, Dedy Noerhasan, ST. M.Si. menyampaikan laporan informasi implementasi proyek perubahan dengan inovasi Padu Dadi Gemuyu sebagai salah satu syarat untuk diklat PKN tingkat 2

Saat ini pembangunan Kabupaten Banyumas diarahkan kepada beberapa target pembangunan antara lain, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, peningkatan SDM, penurunan angka pengangguran, serta upaya pengentasan pengangguran.

“Boleh dibilang ekonomi kabupaten Banyumas cukup bagus diatas rata rata nasional dan provinsi 5.86%. Kemudian indikator IPM yang masih diatas nasional dan provinsi namun perlu di waspadai karena jika diperhatikan dengan detil pertumbuhan kita agak melambat,” ujarnya.

“Tingkat pengangguran terbuka ini masih menjadi problem masih diatas provinsi dan nasional, itu yang segera harus kita turunkan. Angka kita 6.05%, kemiskinan 12.84% dibandingkaan jumlah penduduk yang 1.8 juta maka angka kemiskinan jumlahnya sekitar 220.000 jiwa,” ungkapnya

Banyumas memiliki luas wilayah 1.327.59 km² terdiri dari 27 kecamatan, 310 desa dan 30 kelurahan dengan jumlah penduduk 1.8 juta hidup di kabupaten Banyumas yang terkenal dengan bahasa ngapaknya.

Banyumas terus berbenah diri untuk menjadi kabupaten yang maju demi masyarakatnya yang sejahtera.

Dedy mengatakan salah satu inovasi dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan inovasi Padu Dadi Gemuyu.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan RTLH menjadi kunci karena akan mengurangi beban pengeluaran. “Data Tahun 2023 RTLH sebanyak 70-80ribu ini yang harus diselesaikan dengan cepat sementara ada keterbatasan APBD,” lanjut Dedy.

Program Padu Dadi Gemuyu dilaunching pada November lalu kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan RTLH di Desa terpilih.

Kepala Bappedalitbang terpilih Dedy Noerhasan, ST. M.Si. di dapuk sebagai narasumber nasional Coaching Clinic Akuntabilitas Kinerja di acara Kementerian PAN RB pada awal Desember ini.

“Banyumas sudah menerapkan perencanaan terpadu dan terintegrasi antar aplikasi mulai dari perencanaan anggaran, laporan keuangan, dan monitoring evaluasi,” katanya.

Padu Dadi Gemuyu mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi tematik kemiskinan menjadi lebih baik

Sementara itu, Pj. Bupati Kabupaten Banyumas, Hanung Cahyo Saputro menyatakan melalui upaya kolaboratif yang didukung oleh teknologi digital Padu Dadi Gemuyu akan menguatkan sinergi antar pemangku kepentingan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan khususnya di Kabupaten Banyumas. (*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Naik 5 Kali Lipat DPRD Kota Bekasi Minta Insan Pers dan Civil Society Awasi Dana Parpol

16 Oktober 2023 - 14:00 WIB

Pesan Khusus Haji Jalal Untuk PKS dan Masyarakat Indonesia di Pemilu 2024

16 Oktober 2023 - 13:59 WIB

Tanggap Bencana, PKS Banyumas Kembali Salurkan Bantuan Air Bersih Di Wilayah Kekeringan Ekstrem

27 September 2023 - 20:46 WIB

Pengumuman Pemenang Undian Tabungan Ukhuwah Periode 1: Bank Syariah Riyal dan 37 BPRS Rayakan Kesuksesan Program Tabungan

31 Agustus 2023 - 14:26 WIB

Dr. Sahroji : Kunci Kebahagiaan Seorang Mukmin Perbanyak Sahabat

29 Agustus 2023 - 20:37 WIB

Tokoh Perempuan Gunung Putri, Ambar Retnowati Apresiasi BOGORFEST agar Dijadikan Event Tahunan Bogor

25 Agustus 2023 - 14:28 WIB

Trending di Ekonomi