Menu

Mode Gelap
LSM Trinusa Desak KPK Segera Umumkan Tersangka Korupsi Cakada Bekasi Semua Bisa Umroh Jalin Kolaborasi Untuk Baitullah Dengan Lembaga Amil Zakat Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno

Legislator · 7 Sep 2026 14:15 WIB ·

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Suhud Ingatkan Warga Jakarta Siapkan Rencana Darurat


 Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Suhud Ingatkan Warga Jakarta Siapkan Rencana Darurat Perbesar

SILUMANEWS.COM – JAKARTA — Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin meminta masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda. Warga juga diminta tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi dan terus mengikuti perkembangan melalui kanal resmi pemerintah serta otoritas terkait.

“Yang paling penting adalah tetap tenang, tetapi jangan mengurangi kewaspadaan. Masyarakat perlu mengikuti arahan otoritas terkait dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang dapat dipercaya,” ujar Suhud, Senin (7/9/2026).

Menurut Suhud, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Setiap keluarga, kata dia, sebaiknya memiliki rencana sederhana yang disepakati bersama apabila sewaktu-waktu diperlukan evakuasi ke lokasi yang lebih aman.

“Mulai dari sekarang, keluarga perlu duduk bersama dan membuat rencana sederhana. Sepakati lokasi yang aman untuk berpindah jika diperlukan, tulis dan simpan nomor-nomor penting agar tidak ikut hilang ketika terjadi keadaan darurat, serta tentukan titik temu yang aman dan mudah dikenali,” katanya.

Ia menekankan pentingnya rencana tersebut, terutama bagi keluarga yang setiap hari beraktivitas di lokasi berbeda. Setiap anggota keluarga perlu mengetahui jalur evakuasi, lokasi berkumpul, serta pihak yang harus dihubungi dalam kondisi darurat.

“Semua anggota keluarga harus tahu harus ke mana, siapa yang dihubungi, dan di mana tempat berkumpul. Kesiapsiagaan harus dimulai dari rumah,” tegas Suhud.

Selain kesiapsiagaan keluarga, Suhud mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat penyebaran informasi hingga tingkat kelurahan dan lingkungan warga.

Menurutnya, informasi yang cepat, jelas, dan terverifikasi menjadi salah satu kunci untuk mencegah kepanikan sekaligus membantu masyarakat mengambil keputusan secara tepat.

“Pemerintah dan masyarakat harus bergerak bersama. Informasi mengenai kondisi dan langkah penanganan harus sampai kepada warga secara cepat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Suhud juga mengapresiasi kebijakan Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai langkah kehati-hatian untuk melindungi peserta didik.

“Keselamatan nyawa manusia lebih penting dari segalanya. Mari tetap tenang, terapkan 5M, meningkatkan kewaspadaan, saling menjaga, dan mengikuti arahan pemerintah. Kesiapsiagaan kita hari ini adalah bentuk ikhtiar untuk melindungi keluarga dan masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Siti Mukhliso Minta Perda Ketahanan Keluarga Bekasi Lebih Terukur dan Terintegrasi

7 September 2026 - 16:11 WIB

Suhud Minta Pemprov DKI Optimalkan Implementasi Perda Disabilitas di Sektor Pendidikan

5 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Keluhan Air PDAM Meningkat, DPRD Siapkan Evaluasi Kinerja Tirta Patriot

7 Juli 2026 - 10:14 WIB

Success Story PKS di Jakarta: Dari Kemenangan Politik hingga Sekolah Gratis

17 Mei 2026 - 05:26 WIB

Visi Kartini dan Tantangan Pemerataan Kualitas Pendidikan Bangsa

21 April 2026 - 13:49 WIB

DPRD Kota Bekasi Genjot Pengawasan LKPJ 2025 Lewat Uji Petik Lapangan

14 April 2026 - 09:10 WIB

Trending di Legislator