Menu

Mode Gelap
LSM Trinusa Desak KPK Segera Umumkan Tersangka Korupsi Cakada Bekasi Semua Bisa Umroh Jalin Kolaborasi Untuk Baitullah Dengan Lembaga Amil Zakat Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno

Advertorial · 22 Feb 2026 14:28 WIB ·

Adelia: Perencanaan Pendidikan 2027 Harus Jadi Kompas Masa Depan Generasi Bekasi


 Adelia: Perencanaan Pendidikan 2027 Harus Jadi Kompas Masa Depan Generasi Bekasi Perbesar

SILUMANEWS.COM – Kota Bekasi – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia menegaskan pentingnya kurikulum pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memperhatikan kesejahteraan guru dalam kegiatan Perencanaan Perangkat Daerah (PPD) Dinas Pendidikan Kota Bekasi Tahun 2027.

Kegiatan yang digelar Rabu (18/02/2026) di Aula Dinas Pendidikan Kota Bekasi itu mengusung tema “Sinergitas Perencanaan Dinas Pendidikan dalam Mewujudkan Layanan Pendidikan Berkualitas, Merata dan Berdaya Saing Tahun 2027”. Forum tersebut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan serta para pemangku kepentingan sektor pendidikan.

Dalam sambutannya, Adelia menekankan bahwa dokumen perencanaan tidak boleh sekadar menjadi formalitas administratif, melainkan harus menjadi kompas pembangunan pendidikan yang berpihak pada masa depan generasi Kota Bekasi.

Ia secara khusus menyoroti rencana penerapan pembelajaran coding dan Artificial Intelligence (AI) di sekolah-sekolah. Menurutnya, digitalisasi pendidikan tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus mulai diimplementasikan secara terstruktur dan menyeluruh.

“Penerapan coding dan AI harus dipersiapkan secara matang, baik dari sisi kurikulum, sarana pendukung, maupun kesiapan tenaga pendidik. Namun, penguatan karakter siswa tetap menjadi fondasi utama,” tegasnya.

Selain isu transformasi digital, Adelia juga mengangkat persoalan kekurangan guru yang dinilai mendesak. Ia menyebutkan, ratusan guru akan memasuki masa pensiun tahun ini, sementara kebutuhan tenaga pengajar belum sepenuhnya terpenuhi.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius antara Dinas Pendidikan dan DPRD Kota Bekasi, termasuk merumuskan solusi jangka pendek dan jangka panjang agar proses belajar mengajar tidak terganggu serta hak-hak guru tetap terpenuhi.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti masih banyaknya sarana dan prasarana sekolah yang mengalami kerusakan dan membutuhkan rehabilitasi segera guna menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa.

Adelia mengajak seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan pemangku kepentingan untuk menjadikan forum tersebut sebagai ruang dialog terbuka, kritis, dan solutif dengan mengedepankan perencanaan berbasis data serta meninggalkan ego sektoral.

“Komisi IV DPRD Kota Bekasi akan terus mengawal dan mendukung kebijakan pendidikan yang berpihak pada pemenuhan hak anak serta peningkatan kesejahteraan guru,” pungkasnya.

(Adv/DPRD Kota Bekasi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dari Drainase ke Digitalisasi UMKM, Dua PR Besar Bekasi

25 Februari 2026 - 14:21 WIB

DPRD Warning Disperkimtan: Progres Venue Jangan Molor

25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Dari Jalan Rusak hingga Polder, Aspirasi Rawalumbu Dikawal DPRD

25 Februari 2026 - 13:46 WIB

Wildan: Pembangunan Jangan Hanya Berpihak ke Perumahan

25 Februari 2026 - 13:23 WIB

Cegah Kecanduan Gawai, DPRD Bekasi Ajak Anak Muda Aktif di Pencak Silat

25 Februari 2026 - 11:54 WIB

Reses Anim Diserbu Warga, Jalan Rusak hingga Banjir Jadi Sorotan

25 Februari 2026 - 11:27 WIB

Trending di Advertorial