Menu

Mode Gelap
Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno Pj Wali Kota Bekasi Klarifikasi Terkait Isu Netralitas ASN Partai Ummat Desak Bawaslu Serius Tangani Indikasi Ketidaknetralan ASN Kota Bekasi

Politik · 29 Jul 2021 12:11 WIB ·

Legislator PKS: Gerakan Filantropi Saat Pandemi Jangan Terhenti


 Legislator PKS: Gerakan Filantropi Saat Pandemi Jangan Terhenti Perbesar

Legislator PKS: Gerakan Filantropi Saat Pandemi Jangan Terhenti

Silumanews.com – Jakarta – Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis Byarwati merasa senang dan terinspirasi oleh gerakan filantropi berupa sumbangan keluarga pengusaha dari Aceh, Akidi Tio. “Sumbangan sebanyak Rp2 triliun itu mengingatkan saat rakyat Aceh menyumbangkan uang dan emasnya untuk membeli pesawat Seulawah yang menjadi cikal bakal berdirinya maskapi penerbangan kebanggaan Garuda Indonesia,” katanya di Jakarta (27/7/21).

Menurut anggota Fraksi PKS DPR RI ini peristiwa itu seharusnya dapat dijadikan sebagai momentum untuk melakukan gerakan amal nasional guna menghadapi bencana wabah Covid-19. “Pemerintah bergerak cepat mengkoordinir para pengusaha besar nasional untuk memberikan sumbangan kepada masyarakat dengan menjadikan keluarga almarhum Akidi Tio sebagai inspirasi, jangan hanya berhenti disitu” ujarnya.

“Berdasarkan data LPS, simpanan dengan nilai diatas Rp5 miliar mengalami kenaikan paling besar dibandingkan dengan simpanan bernominal dibawahnya. Dalam satu tahun, kenaikan simpanan bernilai diatas Rp5 miliar naik hingga 15,8 persen, hampir tiga kali lipat jika dibanding dengan simpanan bernilai dibawah Rp100 juta yang dimiliki oleh 355 juta rekening,” kata Anis. Menurutnya Ini menunjukkan kesenjangan kekayaan yang jauh, dan belum ada mekanisme yang cukup kuat memaksa pemilik dana jumbo ini untuk turut tanggung renteng menghadapi bencana Covid-19.

Menurut Anis kegiatan filantropi dalam ekonomi syariah adalah bagian kajian yang utama, berbeda dengan ekonomi konvensional yang menggunakan pendekatan trickle down effect sebagai alat distribusi kekayaan. “Ekonomi Syariah berpandangan bahwa ketimpangan antara kaya dan miskin harus menjadi pertimbangan utama dalam membangun sebuah perekonomian. Itu sebabnya zakat menjadi satu dari rukun agama dan posisinya dalam al-Quran selalu bersanding dengan perintah solat,” katanya.

Anggota Komisi XI DPR RI ini menyatakan ditengah keterbatasan keuangan negara dalam menyelesaikan pandemi yang hasilnya kurang optimal, maka momentum kesetiakawanan nasional ini harus betul-betul dapat direkayasa dengan baik. “Jangan sampai muncul anggapan bahwa Indonesia memang sedang menghadapi wabah virus corona, tetapi pemerintah dan orang-orang kaya berada pada perahu yang berbeda dengan rakyat jelata,” paparnya.

Anis menghimbau bahwa gerakan kesetiakawanan nasional yang dimulai dari para konglomerat nasional ini kemudian harus diikuti dengan sumbangan para pejabat negara. “Harapannya agar keteladanan ini bergulir bagai bola salju diikuti kalangan menengah untuk membantu tetangga-tetangga terdekatnya yang kurang mampu,” Ujar Anis.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

FPKS Raih Penghargaan TPR Award, Heri Koswara: Kita Turut Senang dan Bangga

11 Mei 2024 - 10:55 WIB

Muzani Hadiri Kontes Sapi APPSI, Singgung Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran

7 Mei 2024 - 05:19 WIB

Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno

10 Januari 2024 - 18:56 WIB

Survey Meningkat, Almuzzammil Yusuf Sebutkan Isyarat Oposisi PKS Didukung Publik

30 Desember 2023 - 08:16 WIB

Peringatan Bawaslu Dicuekin, Baliho Caleg Langgar Aturan Di Depan Kantor Pemkot Bekasi

12 November 2023 - 09:44 WIB

Politisi PDI-P Kawal Perkembangan Carut Marut Data Kependudukan Kota Bekasi

10 November 2023 - 21:47 WIB

Trending di Politik