SILUMANEWS.COM – Kota Bekasi – Isu penguatan ekonomi warga dan keamanan lingkungan menjadi fokus Reses I Tahun 2026 Anggota DPRD Kota Bekasi, Ahmad Murodi Mursyid. Ia menekankan pembangunan daerah harus diarahkan pada sektor yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya UMKM dan Penerangan Jalan Umum (PJU).
Menurut anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi ini, infrastruktur tidak hanya sekadar fisik, tapi harus memiliki nilai produktif dan mampu menggerakkan roda perekonomian warga.
“Infrastruktur jangan hanya berdiri sebagai bangunan fisik. Harus ada dampak ekonominya bagi masyarakat,” kata Ahmad Murodi, Senin (16/2/2026).
Ia menyoroti persoalan pengangguran yang masih menjadi tantangan. Salah satu solusi yang didorong adalah memperkuat usaha mandiri melalui legalitas UMKM. Dalam reses, ia mendorong sekitar 300 pelaku UMKM di wilayah Pondokgede agar segera terdaftar secara resmi. Dengan status legal, pelaku usaha akan lebih mudah mengakses bantuan permodalan dan program stimulus pemerintah.
“Kalau UMKM sudah terdaftar resmi, akses terhadap bantuan dan program pemerintah akan lebih terbuka. Ini yang ingin kita dorong,” ujarnya.
Selain sektor ekonomi, Ahmad Murodi menekankan pentingnya keamanan lingkungan melalui penambahan titik PJU. Penerangan jalan diperlukan untuk menciptakan rasa aman, terutama menjelang bulan suci Ramadan, ketika aktivitas masyarakat meningkat pada malam hari.
“Penambahan PJU ini penting agar lingkungan lebih terang dan warga merasa aman beraktivitas, apalagi memasuki Ramadan,” tegasnya.
Ia berharap penguatan UMKM dan penambahan PJU berjalan beriringan sebagai bagian dari upaya membangun Bekasi yang lebih mandiri secara ekonomi dan lebih aman bagi warganya.
“Kalau ekonomi bergerak dan lingkungan aman, maka kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat. Itu yang menjadi komitmen kita,” pungkas Ahmad Murodi.
(Adv/DPRD Kota Bekasi)












