SILUMANEWS.COM – Bekasi – Minimnya lapangan pekerjaan menjadi keluhan utama warga dalam kegiatan Reses I Masa Jabatan 2024–2029 Tahun 2026 yang digelar anggota DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad, di wilayah Jakapermai, Bekasi Barat, Selasa (17/2/2026).
Dalam dialog bersama warga, isu kesempatan kerja dan tingginya angka pengangguran mendominasi pembahasan. Sejumlah warga menyampaikan kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap, terutama bagi lulusan baru dan pekerja usia produktif yang terdampak persaingan ketat di pasar kerja.
Menanggapi hal tersebut, Gilang menyebut persoalan lapangan kerja menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat selama kegiatan reses berlangsung.
“Isu lapangan kerja memang paling banyak disampaikan warga. Ini harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan akses dan ketersediaan lapangan kerja akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia menilai, upaya menekan angka pengangguran harus dilakukan melalui kebijakan yang terintegrasi, termasuk penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelatihan keterampilan kerja, serta sinergi dengan dunia industri.
“Kalau peluang kerja bertambah, otomatis angka pengangguran bisa ditekan,” katanya.
Ia memastikan seluruh aspirasi warga akan dibahas dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD Kota Bekasi. Gilang juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta untuk membuka lebih banyak peluang kerja di wilayah Bekasi Barat.
“Aspirasi ini akan kami tindaklanjuti agar ada solusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Reses merupakan agenda rutin anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan. Melalui kegiatan tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi warga diharapkan dapat masuk dalam pembahasan kebijakan dan program prioritas pemerintah daerah.
(Adv/DPRD Kota Bekasi)












