Menu

Mode Gelap
LSM Trinusa Desak KPK Segera Umumkan Tersangka Korupsi Cakada Bekasi Semua Bisa Umroh Jalin Kolaborasi Untuk Baitullah Dengan Lembaga Amil Zakat Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno

Legislator · 17 Des 2025 09:11 WIB ·

Sosialisasi Empat Pilar MPR Di Poto Tano, Johan Rosihan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Dan Kesadaran Konstitusi


 Sosialisasi Empat Pilar MPR Di Poto Tano, Johan Rosihan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Dan Kesadaran Konstitusi Perbesar

SILUMANEWS.COM – Sumbawa Barat — Anggota DPR/MPR RI Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat I, H. Johan Rosihan, ST, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat persatuan bangsa melalui pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai kebangsaan. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahun 2025 yang digelar di Aula Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Rabu siang (17/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30 hingga 17.30 WITA itu diikuti oleh masyarakat Kecamatan Poto Tano dengan antusias. Sosialisasi menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat dalam memperdalam pemahaman tentang dasar-dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam pemaparannya, Johan Rosihan, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPR RI dan Sekretaris Fraksi PKS MPR RI, menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 beserta Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika, merupakan fondasi utama yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan.

“Pancasila sebagai ideologi negara harus terus dihidupkan dalam sikap dan perilaku masyarakat sehari-hari, terutama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman,” ujar Johan Rosihan.

Ia menjelaskan, UUD NRI Tahun 1945 dan Ketetapan MPR menjadi landasan konstitusional dalam penyelenggaraan negara serta menjamin hak dan kewajiban warga negara. Pemahaman konstitusi yang baik, menurutnya, akan mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.

Lebih lanjut, Johan Rosihan menegaskan bahwa NKRI merupakan bentuk negara yang telah disepakati secara nasional dan bersifat final. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga keutuhan dan stabilitas bangsa, dimulai dari lingkungan terdekat.

Sementara itu, semboyan Bhinneka Tunggal Ika dinilai semakin relevan dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Ia menekankan bahwa perbedaan suku, budaya, dan latar belakang sosial harus menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan, bukan sumber perpecahan.

Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, Johan Rosihan berharap masyarakat Poto Tano semakin memiliki kesadaran ideologis dan konstitusional, serta mampu berperan aktif dalam merawat persatuan dan kesatuan bangsa demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dari Drainase ke Digitalisasi UMKM, Dua PR Besar Bekasi

25 Februari 2026 - 14:21 WIB

DPRD Warning Disperkimtan: Progres Venue Jangan Molor

25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Dari Jalan Rusak hingga Polder, Aspirasi Rawalumbu Dikawal DPRD

25 Februari 2026 - 13:46 WIB

Wildan: Pembangunan Jangan Hanya Berpihak ke Perumahan

25 Februari 2026 - 13:23 WIB

Cegah Kecanduan Gawai, DPRD Bekasi Ajak Anak Muda Aktif di Pencak Silat

25 Februari 2026 - 11:54 WIB

Reses Anim Diserbu Warga, Jalan Rusak hingga Banjir Jadi Sorotan

25 Februari 2026 - 11:27 WIB

Trending di Advertorial