Menu

Mode Gelap
LSM Trinusa Desak KPK Segera Umumkan Tersangka Korupsi Cakada Bekasi Semua Bisa Umroh Jalin Kolaborasi Untuk Baitullah Dengan Lembaga Amil Zakat Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno

Legislator · 10 Nov 2025 14:18 WIB ·

Wildan Tekankan Perlindungan Layanan Kesehatan dalam Reses Bersama Pimpinan RS di Bekasi


 Wildan Tekankan Perlindungan Layanan Kesehatan dalam Reses Bersama Pimpinan RS di Bekasi Perbesar

SILUMANEWS.COM – Kota Bekasi – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturahman, menegaskan pentingnya perlindungan dan peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Penekanan itu disampaikan saat kegiatan Reses III Tahun 2025 bersama pimpinan rumah sakit, puskesmas, dan klinik di wilayah Dapil III meliputi Kecamatan Bantargebang, Rawalumbu, dan Mustikajaya, Senin (10/11/2025).

Wildan menyebut komunikasi antara penyedia layanan dan masyarakat harus diperkuat demi meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah terkait masih adanya pasien dengan BPJS-PBI tidak aktif yang kesulitan mendapat layanan, sehingga membebani klinik dan fasilitas kesehatan.

Menanggapi hal itu, Wildan berkomitmen mendorong Dinas Kesehatan menyiapkan penanggung jawab komunikasi bagi seluruh klinik di Kota Bekasi. “Agar ketika ada persoalan bisa langsung dikomunikasikan,” ujarnya.

Wildan juga menyoroti masih sulitnya warga memperoleh rujukan layanan tertentu seperti ICU atau cuci darah. Padahal, kepesertaan BPJS di Kota Bekasi disebutnya hampir mencapai 100 persen. Menurutnya, jumlah rumah sakit tidak cukup jika fasilitasnya belum memadai.

Ia berharap ke depan tidak ada lagi warga yang ditolak ketika berobat, mengingat adanya BPJS dan LKM-NIK sebagai jaminan layanan. Wildan menegaskan rumah sakit tidak boleh melepas pasien dengan alasan ketiadaan fasilitas tanpa terlebih dahulu memberikan penanganan awal.

Selain itu, ia mendorong pemerintah untuk memperkuat pemetaan kebutuhan sarana prasarana dan tenaga medis di seluruh fasilitas kesehatan. “Kami di DPRD tidak segan mendorong tambahan anggaran untuk peningkatan layanan tersebut,” pungkasnya. (ran)

(ADV/Humas DPRD Kota Bekasi)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Kota Bekasi Genjot Pengawasan LKPJ 2025 Lewat Uji Petik Lapangan

14 April 2026 - 09:10 WIB

Dari Drainase ke Digitalisasi UMKM, Dua PR Besar Bekasi

25 Februari 2026 - 14:21 WIB

DPRD Warning Disperkimtan: Progres Venue Jangan Molor

25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Dari Jalan Rusak hingga Polder, Aspirasi Rawalumbu Dikawal DPRD

25 Februari 2026 - 13:46 WIB

Wildan: Pembangunan Jangan Hanya Berpihak ke Perumahan

25 Februari 2026 - 13:23 WIB

Cegah Kecanduan Gawai, DPRD Bekasi Ajak Anak Muda Aktif di Pencak Silat

25 Februari 2026 - 11:54 WIB

Trending di Advertorial