Menu

Mode Gelap
LSM Trinusa Desak KPK Segera Umumkan Tersangka Korupsi Cakada Bekasi Semua Bisa Umroh Jalin Kolaborasi Untuk Baitullah Dengan Lembaga Amil Zakat Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno

Legislator · 31 Okt 2025 18:57 WIB ·

Latu Harhary: Bantargebang Harus Dipulihkan, Bukan Dikorbankan!


 Latu Harhary: Bantargebang Harus Dipulihkan, Bukan Dikorbankan! Perbesar

SILUMANEWS.COM – Kota Bekasi – Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, menyoroti buruknya pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang. Ia menyebut, pengelolaan tempat pembuangan akhir tersebut kini mendapat “rapor merah” dari masyarakat dan penggiat lingkungan.

Dalam rapat paripurna, Kamis (30/10/2025), Latu mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima masukan dari aliansi masyarakat penggiat lingkungan yang menilai pengelolaan sampah di Bantar Gebang dan Sumur Batu belum maksimal.

“Masukan dari masyarakat memberikan rapor merah terkait pengelolaan TPST Bantar Gebang dan Sumur Batu,” kata Latu.

Politisi PKS ini menegaskan, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, terlebih saat ini tengah berlangsung negosiasi ulang perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta terkait pengelolaan sampah dan bantuan tahun 2026.

“Komisi II akan memastikan masukan masyarakat menjadi bahan pertimbangan dalam perjanjian kerja sama terbaru nanti,” ujarnya.

Lebih lanjut, Latu menekankan pentingnya memperjuangkan keadilan ekologis bagi warga sekitar Bantar Gebang yang selama ini terdampak langsung oleh aktivitas pengelolaan sampah.

“Warga Bantar Gebang ikut menanggung beban dari pengelolaan sampah. Sudah saatnya keadilan lingkungan ditegakkan. Bantar Gebang harus dipulihkan, bukan terus dikorbankan,” tegasnya.

Ia berharap, Pemkot Bekasi bisa lebih serius memperbaiki sistem pengelolaan sampah agar tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan bagi warga sekitar.

(ADV/Humas DPRD Kota Bekasi)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Visi Kartini dan Tantangan Pemerataan Kualitas Pendidikan Bangsa

21 April 2026 - 13:49 WIB

DPRD Kota Bekasi Genjot Pengawasan LKPJ 2025 Lewat Uji Petik Lapangan

14 April 2026 - 09:10 WIB

Dari Drainase ke Digitalisasi UMKM, Dua PR Besar Bekasi

25 Februari 2026 - 14:21 WIB

DPRD Warning Disperkimtan: Progres Venue Jangan Molor

25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Dari Jalan Rusak hingga Polder, Aspirasi Rawalumbu Dikawal DPRD

25 Februari 2026 - 13:46 WIB

Wildan: Pembangunan Jangan Hanya Berpihak ke Perumahan

25 Februari 2026 - 13:23 WIB

Trending di Advertorial