Menu

Mode Gelap
LSM Trinusa Desak KPK Segera Umumkan Tersangka Korupsi Cakada Bekasi Semua Bisa Umroh Jalin Kolaborasi Untuk Baitullah Dengan Lembaga Amil Zakat Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno

Advertorial · 25 Feb 2026 13:46 WIB ·

Dari Jalan Rusak hingga Polder, Aspirasi Rawalumbu Dikawal DPRD


 Oloan Nababan Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan Perbesar

Oloan Nababan Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan

SILUMANEWS.COM – Kota Bekasi – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan, turun langsung ke RW 022, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Senin (16/2/2026), untuk memastikan aspirasi warga tidak berhenti sebagai catatan notulen.

Di wilayah yang kerap bergelut dengan genangan dan persoalan infrastruktur dasar itu, Oloan menyerap berbagai keluhan: perbaikan jalan lingkungan, pembenahan saluran air, hingga dukungan nyata bagi kegiatan kepemudaan.

Dalam dialog bersama warga, legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) itu menekankan pentingnya ruang dan fasilitas bagi generasi muda. Menurutnya, kreativitas pemuda membutuhkan dukungan konkret, bukan sekadar imbauan.

“Dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan bagi anak-anak muda. Dengan adanya kegiatan positif, tentu bisa meminimalisir potensi nongkrong yang bersifat negatif,” ujarnya.

Ia menegaskan, jika ingin lingkungan yang kondusif, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan. Mereka harus dilibatkan dan difasilitasi. Di kota penyangga seperti Bekasi, bonus demografi bisa menjadi kekuatan—atau sebaliknya, menjadi persoalan baru jika tak dikelola serius.

Namun isu yang paling mengemuka tetap soal banjir. Oloan mengakui, persoalan genangan di Rawalumbu bukan sekadar saluran mampet, melainkan masalah lintas wilayah yang membutuhkan koordinasi lebih luas, termasuk dengan daerah hilir yang berbatasan dengan Kabupaten Bekasi.

“Kalau hilirnya tersumbat atau menyempit, pengerukan di sini saja tidak akan jadi jawaban tuntas. Harus ada sinkronisasi antar pemerintah daerah, bahkan sampai tingkat provinsi,” tegasnya.

Menurutnya, banjir bukan hanya soal curah hujan, tetapi juga tata kelola dan koordinasi kebijakan.

Sebagai langkah konkret, Oloan mendorong percepatan pembangunan kolam retensi atau polder di wilayah RW 04 Rawalumbu. Fungsinya sebagai “parkiran air” sementara sebelum dialirkan ke hilir. Namun proyek tersebut masih terkendala proses pembebasan lahan. Penetapan lokasi (penlok) telah dilakukan, tetapi tahap berikutnya memerlukan dukungan anggaran dan prioritas kebijakan.

“Pembuatan polder sangat perlu untuk mengurangi debit air. Saat ini baru sampai penetapan lokasi. Selanjutnya kita dorong pembebasan lahan agar anggaran pelaksanaan bisa dihitung presisi oleh konsultan dan dinas teknis,” jelasnya.

Reses ini menjadi momentum bagi Oloan untuk memastikan usulan warga masuk dalam skema penganggaran pemerintah daerah mendatang. Ia menegaskan, fungsi legislatif bukan hanya menyerap aspirasi, tetapi juga mengawal realisasinya.

Di Rawalumbu, warga tak menuntut hal muluk: jalan layak, saluran lancar, pemuda difasilitasi, dan banjir berkurang. Sederhana, namun berdampak besar. Karena pada akhirnya, pembangunan bukan sekadar angka dalam APBD, melainkan perubahan nyata yang terasa di gang-gang tempat warga tinggal.

(Adv/DPRD Kota Bekasi)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dari Drainase ke Digitalisasi UMKM, Dua PR Besar Bekasi

25 Februari 2026 - 14:21 WIB

DPRD Warning Disperkimtan: Progres Venue Jangan Molor

25 Februari 2026 - 14:01 WIB

Wildan: Pembangunan Jangan Hanya Berpihak ke Perumahan

25 Februari 2026 - 13:23 WIB

Cegah Kecanduan Gawai, DPRD Bekasi Ajak Anak Muda Aktif di Pencak Silat

25 Februari 2026 - 11:54 WIB

Reses Anim Diserbu Warga, Jalan Rusak hingga Banjir Jadi Sorotan

25 Februari 2026 - 11:27 WIB

Faisal Soroti Konsentrasi Proyek, Desak Distribusi Pokir Lebih Merata

25 Februari 2026 - 11:14 WIB

Trending di Advertorial