SILUMANEWS.COM – Kota Bekasi – DPRD Kota Bekasi mendorong perusahaan yang beroperasi di Kota Bekasi untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen. Dorongan ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, menanggapi keluhan warga terkait minimnya akses pekerjaan di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri.
Menurut Arif, persoalan ketersediaan lapangan kerja masih menjadi aspirasi yang paling sering muncul dalam setiap kegiatan serap aspirasi, khususnya di wilayah yang berdampingan langsung dengan kawasan industri.
“Isu ketersediaan lowongan pekerjaan di pusat-pusat industri yang berdampingan dengan permukiman kembali mendominasi aspirasi warga,” ujar Arif, Sabtu (21/2/2026).
Ia menyebut, kebutuhan terhadap pekerjaan merupakan persoalan klasik yang hampir selalu disampaikan masyarakat dalam forum dialog bersama anggota dewan.
“Mencari kerja menjadi pertanyaan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Ini menjadi atensi yang paling rutin terjadi,” katanya.
Meski demikian, Arif mencatat adanya perkembangan positif dalam penyerapan tenaga kerja lokal, terutama di wilayah Bekasi Utara. Sejumlah perusahaan baru dinilai mulai menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan membuka peluang kerja bagi warga setempat.
Ia mencontohkan gudang FamilyMart yang baru beroperasi dan telah menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Selain itu, PT PAS serta beberapa perusahaan lain juga disebut telah merekrut warga lokal.
“Salah satunya gudang FamilyMart yang baru dua minggu diresmikan sudah banyak menampung warga sekitar. Begitu juga dengan PT PAS dan perusahaan lainnya yang telah merekrut tenaga kerja lokal,” ungkapnya.
Arif menekankan pentingnya keterbukaan informasi lowongan kerja dari pihak perusahaan sebagai langkah konkret untuk menekan angka pengangguran. Transparansi rekrutmen, menurutnya, dapat memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja yang tersedia di sekitar tempat tinggal mereka.
Ia juga menilai hubungan harmonis antara kawasan industri dan permukiman hanya dapat terwujud apabila masyarakat merasakan langsung dampak ekonomi dari aktivitas industri di lingkungannya.
Ke depan, DPRD Kota Bekasi memastikan akan terus mengawal kebijakan penyerapan tenaga kerja lokal agar implementasinya berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjaga iklim investasi tetap kondusif.
“Kami memberikan apresiasi kepada perusahaan yang sudah menampung dan memprioritaskan warga sekitar untuk bekerja. Ke depan, DPRD akan terus mengawal agar penyerapan tenaga kerja lokal benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
(Adv/DPRD Kota Bekasi)












