Menu

Mode Gelap
Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno Pj Wali Kota Bekasi Klarifikasi Terkait Isu Netralitas ASN Partai Ummat Desak Bawaslu Serius Tangani Indikasi Ketidaknetralan ASN Kota Bekasi

Ekonomi · 30 Des 2022 17:57 WIB ·

Impor Pangan! Kado Pahit Jokowi Akhir Tahun 2022


 Impor Pangan! Kado Pahit Jokowi Akhir Tahun 2022 Perbesar

SILUMANEWS.COM – JAKARTA – Disela-sela aktivitas reses, Anggota Komisi IV DPR RI, drh Slamet memberikan catatannya terkait dengan ketahanan pangan nasional, Jumat (30/12/2022).

Menurutnya catatan ini merupakan pengingat pencapaian pemerintah pada tahun ini yang masih perlu untuk ditingkatkan.

Food Estate

Pertama terkait dengan food estate yang merupakan salah satu program strategis nasional Presiden Joko Widodo yang termaktub dalam Perpres no 109 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Menurut Slamet, proyek Food estate ini lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya. Hal ini terlihat dari besarnya tanggapan masyarakat, bahwa proyek ini hanya buang-buang anggaran karena sudah terbukti merusak lingkungan.

“Proyek food estate ini lebih banyak masalahnya ketimbang manfaatnya, kondisi hutan sudah dibabat habis namun tanaman untuk food estate justru tak kunjung mendapatkan hasil yang memuaskan, ungkap Slamet di Jakarta, Jumat (30/12/2022).

Proyek food estate di beberapa daerah mendapat banyak kritikan dari elemen masyarakat misalnya Walhi, Greenpeace, litbang kompas yang menyebutkan bahwa proyek tersebut telah mendorong kerusakan lingkungan yang cukup luas khususnya di Kalimantan.

selain itu ancaman perubahan sosial, dan pangan tradisional akan semakin terancam dengan adanya proyek food estate ini.

Tata Kelola Beras

Kedua terkait dengan tata kelola beras nasional. Presiden Jokowi mengklaim bahwa selama 3 tahun terakhir tidak ada impor beras yang berbuntut pada penghargan International Rice Research Institute atas kinerja pemerintah menjaga kecukupan pangan beras nasional, namun menurut Slamet sebenarnya Indonesia tidak pernah setop impor beras, tercatat tahun 2019 bulog mengimpor 444508,8 ribu ton, 2020 356286,2 ton, dan tahun 2021 407741,4 dan tahun ini 500 ribu ton sudah di impor secara bertahap oleh perum bulog
impor beras ini lebih kepada kesalahan tata kelola beras, mulai dari persolan data beras yang tidak sama antara bulog dengan kementerian pertanian begitupula dengan rendahnya serapan Perum bulog saat terjadi panen raya hal ini menyebabkan bulog kewalahan mengatur stok Cadangan Beras pemerintah atau CBP.

Impor Pangan

Ketiga terkait masih tingginya impor bahan pangan strategis seperti gula, garam dan beberapa komoditas lain. impor gula Indonesia tahun 2021 mecapai 5,46 juta ton dan tahun 2022 pada bulan oktober saja sudah mencapai 4,6 juta ton. dengan melihat fenomena impor pangan saat ini, sebenarnya Indonesia ini sangat rentan dijajah pada sector pangan, gandum Indonesia adalah net importir dengan total 10 juta ton pertahun begitupun juga kedelai 70% merupakan kedelai impor, garam, gula dan masih banyak lagi sector pangan strategies yang sangat tergantung pada impor.

“Sebagai kado akhir tahun bisa saya katakana cita-cita pemerintah akan ketahanan pangan masih jauh dari harapan,” tegas slamet.

Mengutip dari CNBC dan BPS, Indonesia juga mengimpor beberapa komoditas rempah-rempah seperti cengkeh sebesar 21.604 Ton senilai US$ 189 juta atau Rp 2,9 triliun termasuk juga Lada yang didatangkan dari Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Australia yang nilai impornya mencapai US$ 2,5 juta atau setara Rp 39,5 miliar dengan volume impor 401,971 Ton.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Marak Tawuran Remaja Di Bekasi, Heri Koswara Minta Pemkot Bekasi Buat Gebrakan

30 Mei 2024 - 07:52 WIB

Tega Banget, Pencuri Spesialis Gasak Motor Buruh Bangunan Di Bekasi

25 Mei 2024 - 21:35 WIB

Curanmor di Tambun Beraksi Pagi-pagi, Pemiliknya Baru Beli hasil Gaji Setahun

25 Mei 2024 - 11:18 WIB

Aksi Curanmor Di Tambun Selatan Bekasi Kembali Terjadi

23 Mei 2024 - 20:57 WIB

Viral Di Medsos Bawa Clurit Hendak Tawuran, 14 Bocah Bekasi Diamankan Polsek Tarumajaya

17 April 2024 - 06:10 WIB

Awal Ramadan Ketua DPC KAI Bandar Lampung Gelar Program Bantuan Hukum Gratis Untuk Masyarakat

11 Maret 2024 - 23:25 WIB

Trending di Berita