Menu

Mode Gelap
Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno Pj Wali Kota Bekasi Klarifikasi Terkait Isu Netralitas ASN Partai Ummat Desak Bawaslu Serius Tangani Indikasi Ketidaknetralan ASN Kota Bekasi

Gaya Hidup · 18 Des 2021 21:00 WIB ·

Salim Segaf Dianugerahi Gelar Dato’ Wira Cahaya Buana


 Salim Segaf Dianugerahi Gelar Dato’ Wira Cahaya Buana Perbesar

Ketua Majelis Syura PKS Dr Salim Segaf Al Jufri mendapatkan gelar adat melayu Dato’ Wira Cahaya Buana dari Lembaga Adat Melayu (LAM) kabupaten Bintan Kepulauan Riau.

Prosesi pemberian gelar tertinggi adat Melayu ini dilakukan dengan penyematan tanjak dan selempang kuning oleh Ketua LAM Bintan Dato’ Mustafa Abbas di Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (18/12/2021).

Salim mengaku bersyukur mendapatkan amanaat gelar Dato’ Wira Cahaya Buana dari masyarakat Melayu.

Ia tersentuh dengan adat istiadat Melayu yang telah memberikan sumbangsih besar bagi khasanah budaya Indonesia.

“Masyarakat Melayu memiliki amal jariyah dengan sumbangsih bahasa Indonesia yang dipakai untuk menyatukan 300 juta penduduk Indonesia yang masing-masing juga punya bahasa daerah tapi bisa bersatu dengan bahasa Indonesia yang sumbangsihnya diberikan oleh masyarakat Melayu,” ungkap Salim.

Menteri Sosial RI pada kabinet Indonesia Bersatu II ini mengatakan akan terus mempromosikan nilai dan adat istiadat Melayu dalam forum-forum nasional. Sehingga, papar dia, pemberian gelar ini bukan hanya seremoni tapi juga teraplikasikan dalam kesehariannya.

“Adat Melayu ini harus kita pertahankan. Bukan hanya sumbangsih bahasa Indonesia tapi kita contohkan budaya pantun itu luar biasa. Pantun membuat keluarga kuat, masyarakat kompak. Tidak ada permusuhan kalau sudah ada pantun,” ungkap dia.

Selama kunjungannya ke Kepulauan Riau dari Jumat (17/12) hingga Senin (20/12), Salim menyaksikan sendiri bagaimana keluarga-keluarga Melayu adalah keluarga yang kuat.

“Kalau keluarganya kuat, masyarakatnya kuat dan bangsa ini akan kuat. Kalau keluarga sebagai pondasi sudah rapuh, bagaimana kita akan membangun negeri ini. Ini warisan budaya Melayu yang harus kita pertahankan,” papar Salim.

Ketua LAM Bintan Kepri Dato’ Mustafa Abbas menambahkan, gelar bagi Salim Segaf adalah gelar tertinggi yang diberikan masyarakat Melayu di Kepri maupun di Bintan.

“Gelar untuk beliau ini pertama kali diberikan untuk LAM Bintan, bukan sembarangan sosok. Gelar ini dirancang Dato’ Prof Abdul Malik dari LAM Provinsi Kepri. Mudah-mudahan kehadiran Dr Salim Segaf memberikan keberkahan bagi kita semua,” ungkap Mustafa.

Ia menjelaskan makna gelar Dato’ Wira Cahaya Buana. Dato’ Wira adalah gelar tertinggi masyarakat Melayu Kepri. Sementara cahaya bermakna nur penerang serta buana adalah dunia.

“Beliau memiliki kriteria sebagai tokoh yang dihormati karena jasa-jasanya yang telah memancarkan sinar atau memberikan cahaya ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi dunia. Beliau tokoh nasional yang telah memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ungkap dia.

Sebagai masyarakat Melayu, pemberian gelar bagi Salim Segaf ini sepadan sebab orang Melayu penting bertabik rasa memberikan penghormatan kepada orang yang pantas diteladani.

“Ini juga kiprah beliau setelah LAM melakukan penelitian secara seksama apa yang sudah beliau hadirkan untuk masyarakat dan bangsa termasuk bagaimana bisa memimpin PKS yang konsisten sebagai pejuang kebajikan,” sebut Mustafa.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Padu Dadi Gemuyu Program Inovatif Kabupaten Banyumas Tekan Angka Kemiskinan

10 Desember 2023 - 21:19 WIB

Naik 5 Kali Lipat DPRD Kota Bekasi Minta Insan Pers dan Civil Society Awasi Dana Parpol

16 Oktober 2023 - 14:00 WIB

Pesan Khusus Haji Jalal Untuk PKS dan Masyarakat Indonesia di Pemilu 2024

16 Oktober 2023 - 13:59 WIB

Tanggap Bencana, PKS Banyumas Kembali Salurkan Bantuan Air Bersih Di Wilayah Kekeringan Ekstrem

27 September 2023 - 20:46 WIB

Setya Arinugroho: PR Untuk PJ Bupati Banyumas Beban Hutang Dana PEN dan Kemiskinan Ekstrim

25 September 2023 - 19:32 WIB

Kolaborasi Pemprov dan PWI Jabar Sukses Selenggarakan UKW di 8 Daerah

31 Agustus 2023 - 14:52 WIB

Trending di Lain-lain