Menu

Mode Gelap
Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno Pj Wali Kota Bekasi Klarifikasi Terkait Isu Netralitas ASN Partai Ummat Desak Bawaslu Serius Tangani Indikasi Ketidaknetralan ASN Kota Bekasi

Gaya Hidup · 30 Sep 2021 11:10 WIB ·

Terpilih Ketua Asosiasi Futsal, Heri Koswara Ingin Majukan Olahraga di Kota Bekasi


 Terpilih Ketua Asosiasi Futsal, Heri Koswara Ingin Majukan Olahraga di Kota Bekasi Perbesar

SILUMANEWS.COM – Heri Koswara terpilih menjadi Ketua Asosiasi Futsal Kota Bekasi. Penetapan ketua baru ini setelah dilakukan Kongres Luar Biasa pada Rabu (29/9/2021) petang.

“Sore hari ini setelah dilakukan Kongres luar biasa untuk memilih ketua asosiasi futsal kota Bekasi, saya Alhamdulillah diamanahkan untuk menjadi ketua mengganti ketua sebelumnya pendiri, dr. Kusnanto dr RSUD CAM,” ujar Heri Koswara saat ditemui usai Kongres.

Dirinya mengaku bersedia menerima amanah ini karena ingin bersama memajukan olahraga di kota Bekasi terutama cabang Futsal. Secara umum ia menerima amanah tersebut karena melihat permasalahan umum seputar indeks pembangunan pemuda di kota Bekasi dan Jabar pada umumnya masih terbilang rendah. Oleh karena itu dirinya dengan tim ingin bersama memajukan olahraga dalam hal ini, futsal sebagai salah satu upaya memberi ruang kepada para pemuda agar bisa meraih prestasi.

“Ipp di Jabar sangat tertinggal. Beberapa aspek terlihat salah satunya terkait kontribusi anak muda. Padahal bonus demografi di Indonesia termasuk di Jabar ini, kalau kita melihat penduduk kita dari 50 juta ini 50 persen terdiri dari pemuda Milenial. Ini tentunya menjadi sebuah tantangan juga potensi,” katanya.

Tantangannya, kata Heri, pemerintah dan stakeholders terkait harus mampu memberi para pemuda ruang berekspresi dan berprestasi di tengah tantangan zaman yang menimbulkan banyak permasalahan sosial di kalangan anak muda.

“Kita tidak mungkin menaikan IPP dimulai sekaligus, kita harus mulai dari kota-kota di Jawa Barat ini. Ini saya harus sebut kebijakan internal. Saya punya kepentingan yang sama. Untuk membangun anak muda. Saya dari dapil Bekasi, saya ingin mencoba membangun dari cabor futsal yang digemari anak muda. Saya melihat potensi. Menaikkan IPP pemuda dan memberi ruang berekspresi. Membantu mereka miliki kegiatan yang positif,” jelasnya.

Kedua, kata Heri, dari masukan yang ada saat kongres, dirinya melihat SDM Futsal di Jawa Barat peran kota Bekasi sangat signifikan dibuktikan dengan adanya atlet dari kota Bekasi yang maju di PON Papua.

“Saya melihat potensi futsal luar biasa. Di PON Papua tim Jabar dua orang dari kota Bekasi masuk. Artinya kalau SDM bagus dan ini harus terus kita kembangkan. Jangan sampai salah hilang karena salah manajemen dan pemerintah tidak memperhatikan mereka. Kalau dulu sempet 5 lalu dua. Besok semoga Jangan sampai dianggap tidak layak karena tidak berprestasi,” tukasnya.

Dirinya berharap semua pihak punya semangat bahwa akan menambah atlet bukan hanya di tingkat kota. Tapi tingkat Porda provinsi dan nasional.

“Pertama caranya, bibit sudah ada. SDM ada. Nah saya lihat manajemen dan Fasilitas agak kedodoran. Contoh kita punya stadion luar biasa. Sayang sepakbola kota Bekasi hanya ada di liga 3. Artinya ada yang tidak seimbang, di manajemen, futsal saya lihat punya prestasi tapi tidak punya lapangan yang disediakan pemerintah. Ini harus terwujud di kepemimpinan hari ini. Saya memang tidak menjanjikan. Saya coba bangun komunikasi dengan semua pihak dan kelembagaan. Bagaimana agar futsal bisa diperhatikan minimal punya lapangan standard nasional,” ujar Heri.

Ketiga, kata Heri faktor kemajuan adalah faktor pelatih dan pemain. Di kota Bekasi yang didengungkan pembinaan pemain. Padahal pelatihan pelatih juga diperlukan.

“Agar imbang. Dua ini lah kedepan yang menjadi perhatian kita. membina pemain dan pelatih. Apalagi ada tadi tokoh-tokoh futsal. Artinya prestasi yang seringkali tidak dilihat pemerintah kita akhirnya dipakai pihak lain.
Atau mereka yang usianya sudah tidak bisa ikut PON. Mereka tidak ada wadahnya? Kan sayang… Mengapa tidak kota Bekasi mengumpulkan para pemain yang hebat. Menjadi club kebanggan. Saya kira itu semoga ke depan. Mohon doa untuk berkiprah lebih baik,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Soal Viralnya Foto Kaos Nomor 2 ASN Pemkot Bekasi, LPP KAMMI Bekasi Akan Laporkan Ke Bawaslu

11 Maret 2024 - 11:26 WIB

KND Sebut Kebijakan Penggunaan Stadion Patriot Candrabhaga Tidak Ramah Disabilitas dan Diskriminatif

16 Desember 2023 - 19:13 WIB

Padu Dadi Gemuyu Program Inovatif Kabupaten Banyumas Tekan Angka Kemiskinan

10 Desember 2023 - 21:19 WIB

Yayasan Raih Impian Indonesia Menggelar Turnamen Voli Putra Indoor Terbuka di Kabupaten Bekasi

10 November 2023 - 18:58 WIB

Ikut Wujudkan Pemilu Damai dan Bermartabat, SMSI Pusat Audensi dengan Kompolnas

20 Oktober 2023 - 08:10 WIB

Naik 5 Kali Lipat DPRD Kota Bekasi Minta Insan Pers dan Civil Society Awasi Dana Parpol

16 Oktober 2023 - 14:00 WIB

Trending di Gaya Hidup