Menu

Mode Gelap
Serap Aspirasi Masyarakat Hj. Nur Azizah Tamhid Gelar Diskusi Publik Hubungan Pusat Dan Daerah Camat Purwokerto Timur Targetkan Imunisasi 95 Persen Antisipasi KLB Polio cVDPV2 Solidaritas Seribu Pemuda Kota Bekasi Akan Hadiri Orasi Politik Caleg Afrizal dan Romi Bareno Pj Wali Kota Bekasi Klarifikasi Terkait Isu Netralitas ASN Partai Ummat Desak Bawaslu Serius Tangani Indikasi Ketidaknetralan ASN Kota Bekasi

Pilihan · 24 Jul 2021 14:20 WIB ·

Serapan Anggaran Covid-19 Dibawah 50%, Heri Koswara Dorong Jabar Lakukan Percepatan


 Serapan Anggaran Covid-19 Dibawah 50%, Heri Koswara Dorong Jabar Lakukan Percepatan Perbesar

Serapan Anggaran Covid-19 Dibawah 50%, Heri Koswara Dorong Jabar Lakukan Percepatan

SILUMANEWS.COM – Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Jawa Barat fraksi PKS, Heri Koswara mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengefektifkan dan mempercepat proses serapan dana Covid-19. Heri menilai serapan anggaran Covid-19 selama enam bulan ini masih rendah.

“Seharusnya, idealnya, dalam jangka waktu setengah tahun ini penyerapan anggaran sudah mencapai 50% bahkan di atas itu ya, kalau dari target Kemendagri. Tapi nampaknya belum sampai target, masih di bawah itu,” kata Heri saat dihubungi, Sabtu (24/7/2021).

Oleh karena itu dirinya mendorong pemprov mempercepat realisasi penyerapan anggaran supaya anggaran tersebu bisa segera dialokasikan untuk keperluan penanggulangan Covid-19 terutama untuk mendukung fasilitas layanan kesehatan.

“Anggaran bisa digunakan untuk membangun fasilitas terpusat misalnya bagi pasien isolasi. Bisa juga untuk keperluan membayar insentif tenaga kesehatan atau proses 3 T di masyarakat,” jelasnya.

Dengan demikian, kata Heri, maka solusi penyelesaian masalah Covid-19 juga bisa dipercepat.

“Tentu saja yang masih juga lemah di kita adalah penerapan prokes apalagi saat PPKM, ya… Bisa juga anggaran digunakan sebagian untuk mengedukasi secara luas dan menyeluruh kepada seluruh masyarakat agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingga kasus covid-19 tidak semakin meningkat,” tukasnya.

Sementara itu sebelumnya, Kemendagri sudah mengirimkan surat teguran kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil agar segera mempercepat realisasi anggaran Covid-19. Ridwan Kamil sendiri beralasan bahwa keterlambatan atau rendahnya penyerapan anggaran salah satunya karena pihak RS rujukan Covid-19 banyak yang belum mengajukan anggaran, sehingga dana yang ada (stand by) belum bisa dicairkan.

Selain Provinsi Jawa Barat, Kemendagri juga mendorong beberapa provinsi lain agar segera merealisasikan serapan anggaran Covid-19. 18 provinsi lain yang belum merealisasikan anggaran Covid adalah Aceh, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu asa Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah. Serta, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. (Dea)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Hanipan Terpilih Jadi Ketua RW 033 Mustikajaya, Kantongi 540 Suara

3 Agustus 2023 - 07:24 WIB

Sah! Kardana Terpilih Sebagai Ketua RT 003 Teluk Pucung Bekasi Utara

4 Juli 2023 - 14:54 WIB

Heri Koswara Bantu Korban Kebakaran Duren Jaya

3 Agustus 2021 - 16:59 WIB

Kemenkumham Salurkan 46 Ribu Paket kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

29 Juli 2021 - 15:31 WIB

Trending di Kesehatan